Wisata Puncak Gadjah Desa wisata Karangreja

Paguyuban Wisbangga - Berwisata ke Purbalingga tidak akan lengkap tanpa mengunjungi Puncak Gadjah Gn. Pulosari yang terletak di Desa Karangreja. Puncak Gadjah sebagai salah satu obyek wisata yang berada dibawah kaki Gunung Slamet saat ini semakin ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun luar kabupaten dan propinsi. Banyak hal yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke Puncak Gadjah. Salah satu yang paling diincar wisatawan adalah indahnya view sunrise  Puncak Gadjah yang dikenal dengan Golden Sunrise yang sangat bagus. Selain itu, dari Puncak Gadjah wisatawan bisa menyaksikan gagahnya gunung-gunung tinggi berderet dikejauhan.

Rumah-rumah penduduk dan kerlap kerlip lampu kota yang diselimuti kabut tipis terlihat indah dari Puncak Gadjah. Ditambah keramahan dan kehangatan penduduk desa yang akan membuat wisatawan betah berwisata ke Puncak Gadjah. Keindahan alam dan udara sejuk yang dipadu keramahan dan kehangatan penduduk Desa Karangreja inilah yang membuatnya tak pernah sepi dari wisatawan.

Letak dan lokasi Puncak Gadjah
Puncak Gadjah adalah bukit kecil unik berbentuk menyerupai seekor gadjah yang terletak di bawah kaki Gunung Slamet dengan ketinggian 1.440 mdpl, Tepatnya sebelah ujung utara Purbalingga yaitu Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dari Puncak Gadjah yang terletak di Desa Karangreja ini memungkinkan wisatawan leluasa memandang alam dan gagahnya gunung gunung yang ada di wilayah Jawa Tengah seperti Gn. Slamet, Gn. Sindoro, Gn. Sumbing, dan Gn. Prau dari ketinggian.



Golden Sunrise Puncak Gadjah

Tak dapat dipungkiri bahwa yang paling utama yang diincar wisatawan saat berwisatake Puncak Gadjah adalah Golden Sunrise-nya yang indah. Dari Puncak Gadjah anda bisa menyaksikan dan menikmati warna jingga keemasan Golden Sunrise di langit fajar menyinari gunung-gunung tinggi yang berselimut samudera awan.
Spot cantik inilah yang diincar dan dengan sabar ditunggu-tunggu pemburu sunrise di Puncak Gadjah. Secara serentak suara decak kagum dan suara jepretan kamera pengunjung mengiringi saat-saat matahari keluar dari peraduannya. Sungguh fenomena alam yang pantas mendapat pujian siapa saja, terutama pemburu sunrise dan pecinta fotografi. Fenomena Golden Sunrise Puncak Gadjah inilah yang membuat puncak Gadjah menjadi tempat wisata yang sangat diminati dan layak diperhitungkan dalam destinasi wisata Purbalingga.

Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Puncak Gadjah
Sebenarnya mengunjungi Puncak Gadjah untuk melihat sunrise bisa kapan saja karena bentuk sunrise Puncak Gadjah tiap saat berbeda-beda. Jika Anda ingin melihat Golden Sunrise dengan jelas tanpa tertutup kabut dan awan, datanglah pada musim kemarau antara Juli- Oktober. Pada bulan-bulan ini cuaca jarang mendung dan kabut tidak tebal. Ini adalah waktu terbaik untuk mendapatkan spot warna keemasan Golden Sunrise Puncak Gadjah dengan jelas.

Jika Anda datang pada bulan-bulan berikutnya, yaitu bulan November-Februari, sunrise akan diselimuti kabut dan awan pekat. Sebenarnya view sunrise tertutup kabut dan awan pekat tidaklah jelek. Gradasi warna gelap awan mendung dan jingga keemasan sunrise juga terlihat indah bagi beberapa orang. Dan terkadang akan muncul pelangi jika sebelumnya turun hujan atau gerimis. Datang pada bulan-bulan berikutnya, yaitu bulan antara Maret-Juni atau menjelang musim kemarau juga tidak akan mengecewakan Anda. Pada bulan-bulan ini sunrise hanya ditutupi kabut dan awan tipis. Lukisan gunung-gunung tinggi berselimut kabut tipis yang di sinari sunrise di pagi hari tidak kalah cantik dengan sunrise di musim kemarau. Jadi, kapan saja Anda akan tetap bisa menikmati sunrise dengan karakter berbeda tiap bulannya.


Memandang Deretan Gunung-Gunung Tinggi di Pulau Jawa

Tidak hanya Golden Sunrise Puncak Gadjah saja yang diburu oleh pengunjung Puncak Gadjah. Lanskap deretan beberapa gunung tinggi di Pulau Jawa juga menjadi salah satu spot yang diburu pengunjung, terutama dari kalangan pecinta fotografi. Dari Puncak Gadjah Anda bisa memandang Gunung Sindoro yang berselimut samudera awan berdampingan dengan Gunung Gunung Sumbing. Tidak jauh dari ketiga gunung itu akan terlihat Gunung Prau. Penampakan gunung-gunung ini akan lebih indah saat matahari berada di atasnya atau saat pagi hari.

Jalur Akses dan Tiket Masuk ke Puncak Gadjah
Jalur akses dan rute perjalanan menuju Desa Karangreja tempat Puncak Gadjah berada cukup mudah. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sepeda motor. Jarak dari kota Purbalingga ke Karangreja memakan waktu sekitar 45 menit dengan kendaraan atau Sepeda Motor.

Setelah memasuki desa karangreja kita menuji dusun siaren yg letaknya berbatasan dengan desa/kec. Belik kab. Pemalang, dan pada pertigaan akan nambak papan nama besar bertuliskan Basecamp Puncak Gadjah. Jadi Anda tidak terlalu sulit untuk menemukan lokasi basecamp untuk regristrasi memarkirkan kendaraan pribadi anda. Parkirkan kendaraan Anda sebelum mendaki Puncak Gadjah dengan biaya Rp. 2.000,- dan Rp. 5.000,- untuk menginap. Memasuki Kawasan Wisata Puncak Gadjah Anda hanya dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp5.000,-/orang. Jalur pendakian ke Puncak Gadjah tidaklah terlalu panjang dan lama. Dari area parkir yang merupakan start awal pendakian ke Puncak Gadjah hanya memakan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam pendakian. Penerangan yang belum memadai serta jalur pendakian menanjak dengan jurang yang cukup curam di kiri kanan mengharuskan Anda membawa penerangan. Perlu diingat waktu yang baik untuk mendaki Puncak Gadjah paling lambat pukul 04.00 dini hari agar Anda bisa menyaksikan sunrise. Karena Anda mendaki di pagi buta saat suhu udara sangat rendah, yaitu 15-20 derajat celsius, Anda harus menggunakan pakaian yang tebal agar tidak dingin.

Disclaimer: Gambar dan video yang ada di web ini adalah dokumentasi pribadi. Sertakan sumbernya jika Anda ingin menggunakannya. Terima kasih .
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 Wisata Purbalingga - All Rights Reserved - Created By VISIT PURBALINGGA Diberdayakan oleh Blogger